IP statis dan dinamis
IP statis dan dinamis
Oleh : Diky Setiawan
1.Pengertian Ip statis
Menurut Akbar baini Alif. IP static atau yang di maksud dengan IP statis adalah IP yang sifatnya bisa tetap dan tidak akan berubah secara otomatis atau manual oleh admin atau bisa disebut dengan administrator jaringan.
IP statis ini yang proses nya menyertakan workstation pada jaringan mengunakan pengalamatan IP statis yang juga menyediakan akses dengan sangat konsisten dan juga langsung dengan overhead ysng dapat dikaitkan tidak akan pernah berubah.
Pengalamatan IP statis ini juga mengakses elemen jaringan yang kalian inginkan secara langsung, keuntungan dari mengunakan ip statis yaitu memberikan waktu yang lebih sedikit, bedanya tidak seperti dengan Ip dinamic yang dapat juga menghasilkan overhead Ketika di tugaskan ke perangkat namun ia juga menyediakan akses jarak lebih jauh , yang berarti pada dasarnya admin atau pengguna dapat mengakses pada komputernya atau laptop pada lokasi dimanapun itu.
Nah sekarang kalian akan menuju ke fungsi dari IP DHCP atau IP dynamic dan IP static atau biasa disebut dengan IP statis, konfigurasi dari kedua IP ini tentunya juga memiliki fungsi yang berbeda – beda dalam suatu jaringan tersebut , ada juga beberapa alasan dimanapun atau kapanpun IP DHCP, juga begitu dengan IP Static
Menurut a.faradila Static IP atau Alamat IP statis adalah kebalikan dari jenis IP dinamis, dengan rangkaian angka yang tetap dan tidak berganti-ganti. Jenis protokol ini akan tetap sama, kecuali ada perubahan pada administrasi jaringan.
Pengguna akhir umumnya tidak memerlukan alamat ini. Namun, jenis IP ini diperlukan untuk perangkat yang memerlukan akses tetap, atau jika Anda sering terhubung ke jaringan pribadi.
Contohnya, perangkat seperti printer bersama harus memiliki static IP agar orang-orang di kantor bisa terhubung dengan mudah untuk menggunakannya.
Selain itu, perusahaan web hosting memerlukan IP statis karena klien memerlukan akses tetap ke web server dan email mereka. Jadi, ini akan mempermudah permintaan untuk menuju IP address yang benar melalui Domain Name System (DNS)
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa IP statis memiliki sifat tetap dan tidak berubah, sehingga sangat cocok untuk perangkat yang membutuhkan koneksi konsisten, seperti server, printer jaringan, dan perangkat lain yang harus selalu dapat diakses dengan alamat yang sama.
Di sisi lain, IP dinamis yang diberikan oleh DHCP dapat berubah dari waktu ke waktu, yang lebih efisien untuk penggunaan umum karena tidak memerlukan konfigurasi manual. Namun, IP dinamis bisa menghasilkan overhead tambahan karena harus diperbarui secara berkala.
Pemilihan antara IP statis dan dinamis tergantung pada kebutuhan jaringan—apakah membutuhkan koneksi yang tetap atau fleksibilitas dalam pengelolaan alamat IP.
2.Pengertian IP dinamis
Menurut Akbar baini Alif.IP DHCP atau yang di maksud dengan dynamic configuration protocol adalah sebuah IP address yang memberikan secara otomatis, IP DHCP ini akan di berikan kepada komputer atau laptop yang akan meminta alamat IP tersebut kemudian IP yang di berikan tersebut akan menyesuaikan dengan sendirinya.
Sehingga jika kalian artikan dari kata “dynamic” tersebut yaitu memiliki arti dari “menyesuaikan diri”, nah jadi arti kata dari kata dinamic dapat di simpulkan bahwa IP dinamic yang sifatnya menyesuaikan dalam arti kata lain berubah- ubah dan tidak menentu tergantung IP host dari yang tersedia dalam waktu tertentu, untuk komputer, router atau acces point atau lain-lain yang memberikan IP biasa disebut DHCP server dan komputer atau laptop yang meminta IP disebut DHCP client.
Menurut A.faradila Dynamic IP atau Alamat IP dinamis adalah IP yang sifatnya berubah-ubah, yang diberikan oleh penyedia layanan internet kepada pelanggannya. Alamat ini biasanya digunakan karena alasan keamanan. Sifatnya yang berubah-ubah dimaksudkan untuk mempersulit para hacker mengakses antarmuka jaringan.
IP dinamis selalu berganti setiap kali perangkat baru ditambahkan ke jaringan, saat konfigurasi jaringan berubah, atau saat perangkat reboot. Jadi, kalau Anda menggunakan layanan internet dari suatu penyedia, IP di rumah Anda pun tidak selalu sama.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa IP dinamis (Dynamic IP) merupakan alamat IP yang diberikan secara otomatis oleh DHCP server dan sifatnya berubah-ubah sesuai dengan ketersediaan jaringan. IP ini lebih fleksibel dan efisien dalam pengelolaan alamat IP, terutama untuk perangkat yang tidak memerlukan akses tetap.
Selain itu, IP dinamis juga memiliki keuntungan dalam hal keamanan, karena alamat IP yang selalu berubah membuatnya lebih sulit untuk dilacak oleh hacker. Namun, kelemahannya adalah akses jarak jauh ke perangkat dengan IP dinamis bisa lebih sulit dibandingkan dengan IP statis.
Dengan demikian, penggunaan IP dinamis lebih cocok untuk pengguna umum yang hanya memerlukan koneksi internet tanpa perlu alamat IP tetap, sementara IP statis lebih sesuai untuk perangkat atau layanan yang membutuhkan akses yang stabil dan konsisten.
- contoh alamat IP stati
lalu masukkan DNS seperti gambar di atas 8.8.8.8
dan pilih menu use untuk memasukkan IP yang sudah disetting
maka laptop mendapatkan internet
- contoh alamat ip dinamis
masukkan IP adres dan clien
Lalu ke DHCP Setup pilih Ether 1 klik next sampai selesai
Lalu masuk ke internet dan Pilih Optain dan sekarang tidak perlu memasukkan IP kembali karna akan sudah otomatis akan menyambung
daftar pustaka
menurut Alif Baini Akbar. Pengertian IP statis dan di namis Mei 17, 2022 https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://www.peta-network.com/ip-dhcp-dan-static/&ved=2ahUKEwiK6evE76uLAxUESmwGHSviFrcQFnoECGoQAQ&usg=AOvVaw1DWwWwUBSvQVAZQ4DX3pyl
menurut Alamat faradila A.IP st atis dan dinamis Jan 03, 2025
#Promeker43#atswa
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Comments
Post a Comment